sebanyak 20 tim paskibra yang terdiri dari siswa-siswi SMA/K Sederajat Se Sumatera Utara dan Aceh unjuk kreativitas pada Lomba Variasi Baris Berbaris Festival Olahraga dan Seni (LVBB FONIS) tahun 2024 di Pelataran Gedung Rektor UMSU Jalan Kapten Muchtar Basri No.3, Medan. Sabtu, (02/11/2024)
Kegiatan ini di selenggarakan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. LVBB ini merupakan bagian dari kegiatan FONIS PK-IMM FAHUM yang pertama kali diselenggarakan. Hal ini diutarakan langsung oleh charvin Aprilia selaku ketua penyelenggara.

“kegiatan FONIS ini merupakan wadah kreativitas yang berisi berbagai perlombaan, akan tetapi pada FONIS tahun ini terasa sangat spesial karena kami mencoba menambah cabang perlombaan yaitu LVBB” ujarnya.
Meskipun baru pertama melaksanakan kegiatan lomba Baris Berbaris,atensi peserta terhadap kegiatan ini sangat baik.
“kami sangat senang, meskipun baru pertama kami melaksankannya, tetapi atensi para peserta sangat baik, terbukti dari sejumlah peserta yang ikut mulai dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari aceh ” lajutnya.
Di akhir, charvin yang juga sebagai mahasiswa Fakultas Hukum ini berharap agar kegiatan ini kedepannya terus berlanjut dengan persiapan yang lebih matang dan peserta yang lebih besar lagi.
Untuk menentukan pemenang yang terbaik, PK-IMM FAHUM menghadirkan sejumlah dewan juri yang pakar dibidangnya. Salah satunya ialah SERMA (Sersan Mayor) Syahyun Purba dari Hubdam 1/BB. Dalam wawancara bersama krue media, SERMA Syahyun menegaskan bahwasanya penilaian yang dilakukan secara obyektif dan transparan.

“kita secara obyektif menilainya mulai dari referensi. Adapun referensi kita, kita gunakan Perpang 58 tahun 2018 peraturan panglima” tegasnya.
SERMA Syahyun juga membeberkan beberapa kriteria yang menjadi penilaian untuk menentukan pemenang pada kegiatan LVBB FONIS 2024.
“kita menilai yang pertama dari kebenaran sesuai dari peraturan itu sendiri tahap-tahapannya, kemudian kekompakan, ketegasan mereka, semangat mereka dan kerapian mereka” jelasnya.
Seluruh peserta berupaya untuk menjadi yang terbaik dengan memberikan penampilan yang unik dan menarik Mulai dari pakaian, Gerakan, dan tema yang di ambil pada perlombaan ini. penampilan yang terbaik juga disesuaikan dengan persiapan yang Panjang dan matang.
Revan avandi, danton dari perwakilan sekolah UISU Medan mengatakan pada perlombaan ini mereka membawakan tema bertajuk “Sumala”.
“kami membawakan tema tentang Sumala, jadi sumala ini seorang anak kembar yang dibunuh ayahnya. Kemudian, sumala ini memasuki tubuh kembarannya bernama kumala untuk membalaskan dendamnya kepada ayahnya” jelas revan penuh semangat.

Lebih lanjut revan mengungkapkan bahwasanya proses persiapan yang mereka lakukan cukup Panjang untuk meyatukan tema dengan Gerakan.
“ kami melakukan persiapan selama dua bulan, semuanya kami upayakan dengan persiapan yang matang agar tema yang kami angkat bisa tersampaikan. Di samping itu, kekompakan juga perlu sehingga terlihat indah dimata” tuturnya.

Tim lain, Tamam Alvairuz dari SMA Nurul Amaliyah Tanjung Morawa juga mengungkapkan tema yang mereka angkat dan Ia juga optimis mendapatkan hasil yang terbaik
“kami mengangkat Pramugari Nusantara. Jadi ditema ini ada cerita pramugari terus tiba tiba pesawatnya jatuh dan tentunya kami sangat percaya bisa menampilkan yang terbaik dan mendapatkan hasil yang terbaik karena pada pertandingan yang lain kami telah mendapatkan hasil yang terbaik” ungkapnya.


