Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerja sama dengan Alliance Française Medan sukses menggelar kuliah umum bertajuk “Nuclear Power: Facts, Potential & Challenges Explored”, yang disampaikan langsung oleh pakar asal Prancis, Mr. Rémi de Reynal, mantan insinyur R&D bidang mekanik di perusahaan multinasional Michelin Prancis.
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Fakultas Teknik UMSU dan dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, pimpinan fakultas, serta perwakilan dari Kantor Urusan Internasional (OIC) UMSU. Kuliah umum ini memberikan wawasan mendalam tentang posisi energi nuklir dalam lanskap energi global, termasuk potensi, manfaat, dan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pemanfaatannya secara berkelanjutan.
Mr. Rémi de Reynal menyampaikan bahwa energi nuklir saat ini menyumbang sekitar 10% dari total listrik dunia, dan hampir 25% dari listrik rendah karbon, menjadikannya sumber energi bersih terbesar kedua setelah tenaga air (hidro). Ia juga memaparkan peluang riset dan studi lanjutan di Prancis, khususnya di bidang keteknikan dan energi.
“Energi nuklir memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan energi dunia yang terus meningkat, namun juga menuntut pemahaman yang sangat kompleks, baik dari sisi teknologi, regulasi, hingga dampak lingkungan dan sosialnya,” ujar Mr. de Reynal dalam paparannya.
Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini serta pentingnya mahasiswa mendapatkan perspektif global terhadap isu-isu strategis dunia.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Mr. Rémi de Reynal dan Alliance Française Medan dalam mendukung penguatan wawasan mahasiswa UMSU. Energi nuklir adalah isu strategis yang perlu dipahami secara komprehensif. Melalui kuliah umum ini, kami berharap mahasiswa UMSU tidak hanya memahami tantangan teknisnya, tetapi juga terbuka terhadap peluang riset dan kerja sama internasional, khususnya dengan Prancis,” ujar Dr. Rudianto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UMSU dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan literasi energi di kalangan sivitas akademika, sejalan dengan visi kampus sebagai universitas berkelas dunia yang unggul dan berkemajuan.


