Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus memperkuat kapasitas kepemimpinan akademik dan institusional melalui partisipasi aktif dalam Leadership Training yang diselenggarakan oleh Akademi Kepimpinan Pendidikan Tinggi (AKEPT), Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada 25 Agustus 2025 di Kampus AKEPT, Bandar Enstek, Negeri Sembilan, Malaysia, ini diikuti oleh delegasi UMSU yang terdiri dari Wakil Dekan III se-UMSU serta Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis AKEPT untuk menyiapkan pemimpin akademik yang adaptif dalam menghadapi tantangan kepemimpinan pendidikan tinggi di era global. Kehadiran Wakil Dekan III dan Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMSU mencerminkan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat kepemimpinan berbasis nilai, serta membangun jejaring internasional.
Dengan mengusung tema “Strengthening Leadership Spirit in Facing the Current Higher Education Leadership Scenario”, pelatihan ini menitikberatkan pada penguatan jiwa kepemimpinan, tata kelola perguruan tinggi yang responsif, inovasi manajerial, serta transformasi digital dalam pendidikan tinggi.
Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMSU, Dr. Radiman, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa program ini memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kapasitas kepemimpinan akademik di lingkungan UMSU. “Pelatihan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana membangun kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berorientasi global. Hal ini sangat penting untuk memperkuat posisi UMSU sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dr. Mandra Saragih, S.Pd., M.Hum., Wakil Dekan III FKIP UMSU, menegaskan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan kepemimpinan di perguruan tinggi saat ini. “Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis tentang strategi kepemimpinan yang inovatif, terutama dalam konteks transformasi digital dan penguatan tata kelola kelembagaan. Kami berharap pengalaman ini dapat diimplementasikan di lingkungan fakultas maupun universitas secara lebih luas,” jelasnya.
Partisipasi UMSU dalam program ini tidak hanya ditujukan untuk peningkatan kapasitas individu, tetapi juga diarahkan pada penguatan institusi secara kolektif. Melalui pelatihan ini, UMSU berharap dapat mengadopsi praktik terbaik kepemimpinan yang sesuai dengan karakter sosial budaya Indonesia, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di Malaysia dan kawasan Asia Tenggara.
Dengan demikian, keterlibatan Wakil Dekan III se-UMSU dan Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama dalam Leadership Training AKEPT Malaysia merupakan langkah strategis UMSU dalam membangun kepemimpinan akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

