Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) & Refreshing Instruktur Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) 2025 di Aula FEB UMSU.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini menjadi wadah penguatan kapasitas bagi para instruktur dan co-instruktur BAM agar semakin siap membimbing, menginspirasi, serta menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan kepada mahasiswa UMSU.
Acara yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, didampingi ketua Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (BIM) UMSU, serta diikuti oleh seluruh instruktur dan calon co-instruktur BAM.
Dalam sambutannya, WR III menegaskan bahwa BAM bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses kaderisasi strategis yang berperan dalam mencetak mahasiswa UMSU berkarakter.
“BAM adalah ruh dari proses pembinaan di UMSU. Melalui kegiatan ini kita ingin melahirkan kader unggul yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berintegritas. Saya berharap para instruktur bisa menjadi teladan, bukan hanya memberi materi, tapi juga memberi inspirasi dan teladan nyata bagi mahasiswa,” ujar Rudianto saat membuka kegiatan.
Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Radiman, dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesiapan co-instruktur BAM dalam memahami peran strategis mereka.
“Menjadi co-instruktur BAM berarti siap menjadi bagian dari proses kaderisasi. Ada hal-hal mendasar yang harus diperhatikan, mulai dari kedisiplinan, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Semua itu harus ditanamkan dengan konsistensi agar mahasiswa merasakan manfaat nyata dari BAM,” jelas Dr. Radiman.
Melalui kegiatan Training of Trainer & Refreshing ini, UMSU meneguhkan langkah nyata dalam mencetak kader unggul yang memiliki semangat intelektual, spiritual, dan integritas. BAM pun diharapkan semakin relevan dan berdampak besar bagi pembinaan mahasiswa di tahun akademik 2025/2026.

