Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 diikuti oleh 4.125 mahasiswa baru termasuk mahasiswa asing di halaman kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri. Senin (22/9/2025).
Kegiatan PKKMB tahun ini dikemas berbeda dengan sentuhan budaya dan teknologi. Penampilan orkestra UMSU, tarian multietnis, pertunjukan seni hingga tayangan film di panggung utama menjadi daya tarik dan memberi kesan tersendiri bagi mahasiswa baru maupun tamu undangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia menyampaikan apresiasi atas kreativitas UMSU dalam menyambut mahasiswa baru.
“Selamat datang mahasiswa baru UMSU. Inilah pintu gerbang menuju dunia baru. Saya kagum dengan penyelenggaraan ini. Kalau bisa mengulang waktu, saya akan pilih kuliah di UMSU. Lingkungannya sehat, penyambutannya luar biasa, dan saya yakin ini akan sangat baik bagi mahasiswa,” ujarnya.
Rico juga berinteraksi dengan mahasiswa internasional. Ahmed, mahasiswa asal Yaman, berhasil menjawab pertanyaan tentang kuliner khas Kota Medan dan langsung mendapat hadiah uang saku satu semester. Suasana cair dengan celetukan Ahmed membuat Wali Kota berkomentar,
“Ini cocok jadi aktor. Dari sini saya bisa melihat karakter mahasiswa UMSU, penuh percaya diri dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.”
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP, menyampaikan bahwa kehadiran ribuan mahasiswa baru adalah bentuk nyata kepercayaan masyarakat kepada UMSU.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 4.125 mahasiswa baru resmi bergabung, dan kami optimis jumlahnya bisa mencapai 4.500 pada Oktober. Sebagai perguruan tinggi, UMSU harus tampil berbeda. Inovasi menjadi kunci, dan tahun ini kami hadir dengan orkestra UMSU untuk pertama kalinya,” jelasnya.
Rektor juga menegaskan bahwa UMSU tidak hanya unggul dalam jumlah mahasiswa, tetapi juga prestasi akademik dan pengakuan internasional.
“Saat ini empat program studi kita sudah terakreditasi internasional FIBAA: Manajemen, Akuntansi, Manajemen Bisnis Syariah, dan Perbankan Syariah. Masuk UMSU bukan hanya soal akademik, tapi juga kreativitas. Semua yang tampil hari ini adalah mahasiswa UMSU sendiri, mulai dari musisi, influencer hingga alumni sukses,” tambahnya.
Acara juga dimeriahkan penampilan mahasiswa internasional dan alumni. Laura Amandasari Sitindaon, alumni Kristen penerima beasiswa S2, tampil membacakan pantun yang mengundang tepuk tangan ribuan mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa perbedaan di UMSU diterima dengan baik dan siapa pun bisa berkarya.
PKKMB ditandai dengan penyematan selempang kepada dua perwakilan mahasiswa baru: Muhammad Rizky Hasan (FKIK) dan Daima Rizkina (FISIP). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan dirangkaikan dengan Masa Ta’aruf (Masta) yang diisi pengenalan organisasi kemahasiswaan, nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta penguatan solidaritas melalui IMM.
Turut hadir dalam acara pembukaan, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin Gultom, M.Hum, Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd, Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si, unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumut, Badan Pembina Harian, anggota DPRD, tokoh agama dan masyarakat, mitra perbankan, kepala SMA sederajat se-Sumut, serta pimpinan fakultas dan lembaga di lingkungan UMSU.
Dengan mengusung tagline “Menginspirasi dan Berdampak”, PKKMB UMSU 2025 diharapkan dapat menjadi langkah awal mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan kehidupan kampus, mengembangkan potensi, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

