Sebanyak 300 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti dalam Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) Kloter 9 berasal dari gabungan tiga fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Agama Islam (FAI), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang diselenggarakan di Kampus Utama, Jalan Kapten Mukhtar Basri No. 3, Medan.
Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Drs. H. Dalail Ahmad, M.A., hadir langsung membuka acara, didampingi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Abdurrahman Zuhdi, S.I. Kom., M.I. Kom., serta Ketua Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag.
Dalam sambutannya, Drs. H. Dalail Ahmad, M.A. menegaskan bahwa Baitul Arqam adalah kawah candradimuka yang wajib dimanfaatkan untuk membentuk jati diri kader Muhammadiyah yang militan dan beretika.
“Kegiatan ini sangat vital sebagai wahana penanaman nilai-nilai islam. Mahasiswa UMSU harus memiliki ciri khas, yakni tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan akhlak dan pemahaman Kemuhammadiyahan yang lurus sebagai bekal terjun ke masyarakat nantinya,” tegas Drs.Dalail Ahmad di hadapan ratusan peserta BAM.
Ia juga menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian materi yang disajikan selama karantina pendidikan berlangsung.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan waktu dua hari ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali ilmu, memperbaiki ibadah, dan memperkuat ukhuwah antar sesama mahasiswa,” pungkasnya.
Kegiatan BAM ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh. Dalam kurun waktu tersebut, para mahasiswa akan menerima materi padat terkait pendidikan karakter, pembinaan akhlak mulia, serta pendalaman nilai-nilai Kemuhammadiyahan guna mencetak lulusan yang unggul dalam intelektual dan anggun dalam moral.

