Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia sukses menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Cultural Exchange & International Talkshow 2025” dengan mengangkat tema “Bridging Cultures, Uniting Heritage” yang berarti Menjembatani Budaya, Menyatukan Warisan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui budaya serta membangun semangat kepemimpinan mahasiswa di era global.
Acara yang berlangsung meriah ini diwarnai dengan pertunjukan seni budaya dari kedua negara. Mahasiswa dari UMSU dan UITM menampilkan kekayaan tradisi masing-masing lewat tarian, musik, dan pertunjukan seni lainnya. Penampilan tersebut tidak hanya memukau audiens, tetapi juga memperlihatkan betapa kuat dan indahnya warisan budaya yang dimiliki oleh kedua bangsa.
Talkshow Internasional: Gagasan Kepemimpinan dari Mahasiswa untuk Dunia
Dalam rangkaian kegiatan ini, digelar juga Talkshow Internasional bertema “Empowering Student Leadership: Progressive Approaches from Malaysian and Indonesian Campuses” yang menghadirkan pemikiran-pemikiran inspiratif dari mahasiswa kedua universitas.
Talkshow ini dipandu oleh moderator Muhammad Ilham Firdaus, dan menjadi forum dinamis untuk bertukar ide, pandangan, dan strategi kepemimpinan yang relevan di lingkungan kampus dan masyarakat global saat ini. Mahasiswa dari UITM dan UMSU berbagi pengalaman serta pendekatan progresif dalam membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Kuliah Umum: Peran Generasi Muda dalam Kewirausahaan
Tak hanya itu, acara juga semakin lengkap dengan hadirnya Kuliah Umum oleh Encik Halim Suhaimi Bin Yeop Johari, perwakilan dari UITM Malaysia, yang membawakan materi bertema “Entrepreneurship and The Role of Young Generations.”
Dalam pemaparannya, Encik Halim menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong perubahan melalui dunia wirausaha. Ia memotivasi para peserta untuk berani menjadi pelopor dan penggerak ekonomi kreatif yang mampu membawa dampak sosial serta memberdayakan komunitas.
“Anak muda harus punya semangat berinovasi, tidak hanya menjadi pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja. Melalui kewirausahaan, kalian bisa menjadi agen perubahan yang nyata,” pesan Encik Halim dalam penyampaian kuliahnya.
Terima Kasih dan Harapan untuk Masa Depan
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari seluruh peserta, panitia, dan tamu undangan internasional. Antusiasme mahasiswa dari dua negara membuktikan bahwa kolaborasi lintas budaya tidak hanya mempererat hubungan antarbangsa, tetapi juga mampu membentuk pribadi-pribadi muda yang siap bersaing di kancah global.
Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, tamu internasional, serta semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini.
“Kami sangat bersyukur acara ini bisa berjalan sukses. Ini adalah awal dari kolaborasi internasional yang lebih luas di masa depan,” ujar salah satu panitia.
Dengan semangat kolaboratif dan nilai budaya yang kuat, UMSU kembali menunjukkan komitmennya dalam mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan siap menjadi pemimpin masa depan.

