Mahasiswa dari Kelas Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Tim mahasiswa berhasil meraih Juara II pada ajang Youth Entrepreneurship Challenge yang digelar di Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA).
Kompetisi kewirausahaan tingkat internasional tersebut diikuti oleh 114 peserta dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Oman. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa UMSU dalam menciptakan inovasi serta bersaing pada level global.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam ajang internasional ini yaitu Muhammad Hafiz Abdillah (Manajemen), Imtyaz Alnatanisa (Manajemen), Ratu Nikita Natasya (Manajemen), Yuda Pratama (Manajemen), Rajani (Manajemen), Nabila Anastasya Amri (Akuntansi), dan Muhammad Billy Winata (Manajemen) dengan Agus Sani, S.E., M.Sc. sebagai dosen pembimbing.
Mereka berhasil meraih posisi runner-up melalui proyek inovatif bertajuk ENTRESIA, sebuah platform pengembangan ekonomi kreatif mahasiswa ASEAN. Proyek ini dirancang sebagai solusi bagi pelaku UMKM mahasiswa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan dukungan dalam hal pengembangan usaha. ENTRESIA menawarkan fitur berupa mentorship, sertifikasi, pembelajaran kewirausahaan, serta marketplace untuk membantu mahasiswa memperluas skala usaha dan meningkatkan daya saing.
Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.SI menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa UMSU memiliki kapasitas untuk bersaing di level internasional dan membawa nama kampus ke panggung global. Kami bangga dan akan terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi, berani berkarya, serta memperluas jejaring akademik dan entrepreneurship-nya,” ujarnya.
Sementara itu, dosen pembimbing Agus Sani, S.E., M.Sc. mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen tim.
“Mahasiswa menunjukkan kedisiplinan, ide kreatif yang matang, serta kemampuan presentasi yang sangat baik. Kami berharap ENTRESIA dapat berkembang lebih luas dan menjadi platform nyata bagi penguatan UMKM mahasiswa di tingkat regional,” katanya.
Salah satu perwakilan tim, Muhammad Hafiz Abdillah, juga menyampaikan rasa bangga sekaligus motivasi setelah meraih prestasi ini.
“Pengalaman ini sangat berharga bagi kami. Tidak hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana membangun solusi yang benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa entrepreneur. Kami ingin ENTRESIA terus dikembangkan agar dapat membantu lebih banyak pelaku usaha muda di ASEAN,” ungkapnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UMSU lainnya untuk terus mengasah kemampuan, menciptakan karya inovatif, serta aktif berkompetisi pada event internasional. Dengan semangat global dan inovasi berkelanjutan, UMSU kembali membuktikan diri sebagai kampus yang melahirkan talenta unggul dan berdaya saing tinggi.

