Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil meraih sejumlah gelar juara dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) PERTI Sumatera Utara 2026.
Capaian tersebut diraih mahasiswa UMSU dari berbagai cabang perlombaan, mulai dari hafalan Al-Qur’an, tilawah, tafsir, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Dalam ajang tersebut, sejumlah mahasiswa UMSU berhasil meraih juara pertama di berbagai kategori. Di antaranya Sakinatul Aulia yang meraih Juara 1 Hifzhul Qur’an 10 Juz Putri, Nazla Hairinniva Juara 1 Qiraat Sab’ah Putri, serta Noor Hidayat Fuad yang menjadi Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putra.
Prestasi lainnya diraih Muhammad Daud Sitorus sebagai Juara 1 Tilawah Remaja Putra, Aidil Arafat sebagai Juara 1 Tafsir Bahasa Inggris, serta Muhammad Shofian Alfathir Purba yang meraih Juara 1 Hifzhul Qur’an 10 Juz Putra.
Tidak hanya juara pertama, mahasiswa UMSU juga berhasil meraih sejumlah penghargaan lainnya. Muhammad Nashrullah Jamil meraih Juara 3 Tartil Qiraat Sab’ah Putra, Wildan Akhir Nasution Juara 2 Hifzhul Qur’an 20 Juz Putra, Zahrahtu Rahmah Nasution Juara 1 Tahfiz 20 Juz Putri, dan Anindya Aziza meraih Juara 1 Tafsir Bahasa Inggris.
Sementara Nur Madinah meraih Juara 3 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri, dan Nur Jannah Adila berhasil meraih Juara 1 Tilawah Remaja Putri.
Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut. Ia mengatakan prestasi ini menunjukkan mahasiswa UMSU memiliki kemampuan yang berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga keagamaan.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang telah membawa nama baik UMSU dalam ajang MTQ PERTI Sumatera Utara. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan, dan kesungguhan mereka dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Rudianto.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus aktif mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
Salah satu mahasiswa peraih juara, Sakinatul Aulia, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Ia mengatakan proses persiapan sebelum perlombaan menjadi bagian penting dalam mencapai prestasi tersebut.
“Alhamdulillah bisa mendapatkan hasil terbaik. Persiapan dilakukan dengan latihan rutin dan memperbaiki kemampuan agar bisa tampil maksimal saat perlombaan,” kata Sakinatul.
Menurutnya, mengikuti ajang MTQ bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

