Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil menorehkan prestasi pada ajang Innovillage 2025 dengan meraih penghargaan Best AI/Emerging Tech Innovation melalui inovasi yang dikembangkan oleh Tim SINAU Guardian.
Tidak hanya membawa pulang penghargaan inovasi teknologi, UMSU juga berhasil meraih predikat Best University pada ajang tersebut. Capaian ini menempatkan UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi yang mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi dengan dampak nyata.
Tim SINAU Guardian yang terdiri dari Zahra Ramadhani sebagai Ketua Tim, Hambali, dan Fahmi Fadhilah Purba sebagai anggota tim, dengan pendampingan Dr. Emni Purwoningsih, S.Pd., M.Kes, berhasil menunjukkan kemampuan mahasiswa UMSU dalam mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan teknologi masa depan.
Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, mengapresiasi capaian tersebut dan menyebut prestasi mahasiswa menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU mampu bersaing di tingkat nasional melalui kreativitas dan inovasi.
โPrestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kampus terus mendorong mahasiswa untuk berani berkreasi, berkolaborasi, dan menghadirkan karya yang memiliki manfaat nyata,โ ujar Rudianto.
Menurutnya, pengembangan teknologi seperti kecerdasan buatan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif.
Sementara itu, Ketua Tim SINAU Guardian, Zahra Ramadhani, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses panjang yang dilalui bersama tim.
โKami sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Perjalanan kami tidak mudah, banyak proses riset, diskusi, dan pengembangan ide yang kami lakukan hingga akhirnya bisa membawa nama UMSU di ajang ini,โ kata Zahra.
Ia berharap inovasi yang mereka kembangkan dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat lebih luas.
โBagi kami, penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,โ tambahnya.
Anggota tim, Hambali, juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan kampus dan kerja sama tim.
โKami belajar banyak selama mengikuti kompetisi ini, mulai dari proses menemukan masalah, membuat solusi, sampai mempresentasikan inovasi. Dukungan dari dosen pendamping dan UMSU sangat membantu perjalanan kami,โ ujarnya.
Hal senada disampaikan anggota tim lainnya, Fahmi Fadhilah Purba, yang menilai ajang Innovillage menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas pengalaman.
โKompetisi seperti ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa ide sederhana bisa berkembang menjadi inovasi yang bermanfaat jika dikerjakan dengan serius,โ ungkap Fahmi.
Prestasi tersebut semakin memperkuat komitmen UMSU dalam mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menghadirkan solusi inovatif untuk masyarakat.


