Satu nama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil mencuri perhatian di arena pencak silat. Abdillah Putra Tama M. Pane, mahasiswa Program Studi Manajemen, berhasil membawa pulang tiga gelar juara dalam ajang Kejuaraan Indonesia Pencak Silat Banten Nasional Championship 2026.
Abdillah yang merupakan anggota UKM Tapak Suci UMSU tampil di beberapa nomor pertandingan. Ia berhasil meraih Juara 1 Fighter Kelas A Dewasa Putra, Juara 1 Seni Tunggal Putra Dewasa, serta Juara Umum 2 Kategori Dewasa.
Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Faisal, S.H., M.Hum., mengapresiasi capaian yang diraih Abdillah. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.
“Ini prestasi yang membanggakan. Abdillah telah menunjukkan kemampuan dan kerja kerasnya hingga mampu meraih tiga penghargaan,” ujar Dr. Faisal.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UMSU lainnya untuk terus mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berlatih dan berprestasi,” katanya.
Tampil di Tiga Kategori
Abdillah harus tampil dalam beberapa kategori selama mengikuti kejuaraan. Ia berhasil menjadi yang terbaik pada Fighter Kelas A Dewasa Putra dan Seni Tunggal Putra Dewasa.
Tidak berhenti di dua gelar tersebut, Abdillah juga berhasil meraih Juara Umum 2 Kategori Dewasa. Capaian itu membuat keikutsertaannya di Banten Championship 2026 semakin lengkap.
Bagi Abdillah, tampil di beberapa nomor sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Ia harus menjaga kondisi fisik dan fokus sepanjang pertandingan.
“Tantangannya tentu menjaga stamina karena harus bertanding di beberapa kategori,” ungkap Abdillah.
Meski demikian, ia berusaha menjalani setiap pertandingan dengan fokus dan memberikan penampilan terbaik.
“Saya berusaha fokus satu per satu di setiap pertandingan dan tidak terlalu memikirkan hasil,” ujarnya.
Buah dari Latihan
Abdillah mengatakan prestasi tersebut tidak terlepas dari latihan yang dilakukan sebelum mengikuti kejuaraan. Selain meningkatkan kemampuan teknik, ia juga mempersiapkan kondisi fisik dan mental.
“Latihan menjadi bagian paling penting. Kami terus mengevaluasi apa yang masih kurang sebelum bertanding,” katanya.
Ia mengaku bersyukur atas tiga gelar yang berhasil diraih. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah sangat bersyukur. Ini jadi motivasi saya untuk latihan lebih keras lagi,” ujar Abdillah.
