Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) sebagai bentuk pembinaan karakter Islami bagi mahasiswa baru. Kegiatan kloter pertama ini diikuti oleh 375 mahasiswa baru dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan dilaksanakan selama dua hari, 11–12 Oktober 2025, di Kampus Utama UMSU, Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I UMSU, Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum, serta dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Dr. H. Bahril Datuk, M.M. Turut hadir pula Ketua Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (BIM) UMSU, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., Wakil Dekan III FEB, Dr. Hasrudy Tanjung, S.E., M.Si., Wakil Dekan III FKIK, dr. Muhammad Edy Syahputra Nasution, M.Ked(ORL-HNS), Sp.THTBKL, serta Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. Radiman, S.E., M.Si.
Kegiatan BAM ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan mahasiswa di lingkungan UMSU. Melalui BAM, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan nilai-nilai dasar Muhammadiyah, tetapi juga dibimbing untuk memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai insan akademik yang berkarakter Islami. Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari pengenalan Muhammadiyah, adab mahasiswa, psikologi mahasiswa, hingga motivasi pengembangan diri dan kepemimpinan Islami.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum, menegaskan bahwa BAM merupakan langkah awal mahasiswa baru untuk mengenal jati diri mereka sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.
“Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wadah pembinaan akhlak dan pemahaman nilai-nilai Islam yang menjadi ciri khas kampus Muhammadiyah. Mahasiswa UMSU harus menjadi generasi yang unggul dalam ilmu, tangguh dalam moral, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Prof. Arifin.
Sementara itu, Ketua BPH UMSU, Dr. H. Bahril Datuk, M.M., dalam sambutannya saat membuka acara, mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sejak awal menempuh pendidikan tinggi.
“Melalui Baitul Arqam, kita ingin memastikan bahwa mahasiswa UMSU tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian Islami yang kokoh. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini akan menjadi fondasi bagi perjalanan akademik dan kehidupan sosial mereka,” ungkap Dr. Bahril.
Lebih lanjut, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., menjelaskan bahwa BAM merupakan agenda wajib yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk seluruh mahasiswa baru UMSU dari berbagai fakultas.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sekaligus upaya universitas dalam membentuk ekosistem kampus yang berkarakter dan berbudaya Islami.
Baitul Arqam Mahasiswa juga diisi dengan kegiatan interaktif seperti diskusi kelompok, refleksi nilai, serta praktik adab dan ibadah mahasiswa. Seluruh kegiatan dipandu oleh para instruktur dan co-instruktur yang telah berpengalaman dalam bidang pembinaan kemuhammadiyahan.
Dr. Radiman, S.E., M.Si., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UMSU, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen UMSU dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Melalui BAM, mahasiswa diarahkan untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan spiritual, agar kelak menjadi pemimpin yang berakhlak dan membawa manfaat bagi umat,” tuturnya.
Pelaksanaan BAM Kloter I ini menjadi pembuka bagi rangkaian BAM selanjutnya yang akan diikuti oleh mahasiswa dari fakultas lain di lingkungan UMSU. Dengan semangat ‘Membentuk Mahasiswa Islami, Unggul, dan Berkemajuan’, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.




