Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan tertinggi pada ajang Anugerah Innovillage 2024: Innovate for Impact, Act for Sustainability yang digelar pada Jumat (25/4) di Auditorium Gedung Damar (K), Telkom University, Bandung.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Telkom University bersama BUMN ini memberikan penghargaan kepada dua tim dari UMSU, yaitu Tim Marahalim dari Fakultas Teknik dan Tim Kitainklusi, kolaborasi dari Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi (FIKTI) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kedua tim berhasil meraih juara 1 melalui inovasi berbasis teknologi yang menyoroti isu-isu sosial dan keberlanjutan.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi mahasiswa. Ia menyebut penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh pimpinan fakultas dan program studi yang didasari semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya,” ungkapnya.
Prestasi ini bukan yang pertama bagi UMSU dalam ajang Innovillage. Sejak pertama kali berpartisipasi pada tahun 2021, UMSU terus menunjukkan konsistensinya. Bahkan, pada tahun 2022, UMSU juga berhasil meraih juara 1 dengan hadiah senilai Rp45 juta. Tahun ini, UMSU juga mendapatkan penghargaan sebagai Best University Program Innovillage 2023 untuk kategori endorser terbaik.
Tim Kitainklusi berhasil menjadi juara dalam kategori Dampak Sosial Keberlanjutan Disabilitas (SDG 4 & 10) melalui inovasi berjudul “Histomathic: Ethnomatematics 3D Visual Interactive App”. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan inklusivitas pembelajaran matematika bagi anak autisme di SLB Negeri Autis Sumatera Utara.
Tim ini diketuai oleh Vickri Vebrian, dengan anggota Wahyuni dan M. Khoirul Fahmi. Mereka dibimbing oleh dosen Arief Aulia Rahman, S.Pd., M.Pd., CISHR yang menyampaikan terima kasih atas dukungan dari universitas dan masyarakat dalam proses pengembangan inovasi tersebut.
Sementara itu, Tim Marahalim tampil unggul dalam kategori Inovasi untuk UMKM dan Pemberdayaan Perempuan (SDG 5 & 8) melalui karya berjudul “Implementasi Smart Greenhouse Hidroponik Berbasis IoT dan Machine Learning Melalui Energi Terbarukan (Solar Panel) untuk Meningkatkan Ekonomi dan Produktivitas Pertanian Ibu-Ibu PKK di Desa Sambirejo Timur”.
Dibimbing oleh Arya Rudi Nasution, S.T., M.T., tim ini diketuai oleh Erdiansyah dengan anggota M. Alwi Ripay Harahap dan Zulfakhry Siregar. Inovasi ini dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Keberhasilan kedua tim ini semakin memperkuat posisi UMSU sebagai perguruan tinggi yang konsisten dalam mendukung inovasi mahasiswa dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

