Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil membawa pulang Juara 1 Business Pitching pada ajang Bursa Wirausaha Unggulan Kementerian UMKM Republik Indonesia.
Capaian tersebut diraih oleh mahasiswa dari tiga program studi berbeda, yakni Nurlayli Rahdani dari Ilmu Komunikasi, Nida Aulia dan Feryandi dari Sains Data, serta Andirah Rosalim dari Ilmu Administrasi Publik. Mereka tampil sebagai satu tim dengan pendampingan Dr. Mitra Arda, M.Si.
Wakil Rektor UMSU Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Faisal, S.H., M.Hum., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi mahasiswa di bidang kewirausahaan menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa tidak hanya berkembang di ruang akademik.
“Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU mampu membawa gagasan dan berkompetisi di tingkat nasional. Kami tentu mengapresiasi kerja keras mereka,” ujar Dr. Faisal.
Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong mahasiswa lain untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan ide yang dimiliki.
“Jangan berhenti pada prestasi ini. Terus kembangkan gagasannya dan manfaatkan setiap kesempatan untuk berprestasi,” katanya.
Persiapan Sebelum Bertanding
Dosen pendamping tim, Dr. Mitra Arda, M.Si., mengatakan persiapan dilakukan dengan memperkuat gagasan sekaligus melatih mahasiswa dalam menyampaikan ide di hadapan juri.
“Kami banyak berdiskusi dan melakukan evaluasi. Mereka juga beberapa kali memperbaiki cara menyampaikan idenya,” kata Mitra.
Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya membuat gagasan yang menarik, tetapi memastikan seluruh anggota tim memahami materi yang dibawa.
“Mereka harus benar-benar memahami idenya. Jadi ketika ditanya juri, mereka bisa menjawab dengan baik,” ujarnya.
Proses tersebut juga membuat keempat mahasiswa semakin terbiasa bekerja sebagai satu tim meski berasal dari latar belakang program studi yang berbeda.
Sempat Tegang Saat Kompetisi
Salah satu anggota tim, Nurlayli Rahdani, mengaku sempat merasa tegang sebelum tampil di hadapan juri. Namun, latihan yang dilakukan bersama tim membuatnya lebih percaya diri.
“Pasti ada rasa tegang, apalagi saat harus presentasi di depan juri. Tapi kami sudah latihan dan saling menguatkan,” ungkap Nurlayli.
Ia mengaku senang ketika nama UMSU akhirnya diumumkan sebagai Juara 1.
“Kami sangat senang dan bersyukur. Semua proses latihan akhirnya terbayarkan,” katanya.
Bagi Nurlayli dan anggota tim lainnya, kemenangan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk kembali mengikuti kompetisi di kesempatan berikutnya.

